You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Konsultan OIE Cek Kelayakan EDFZ Equistrian Park Pulomas
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Organisasi Kesehatan Hewan Dunia Tinjau Equestrian Park Pulomas

Untuk mempelajari sistem kesehatan hewan yang diperlukan dalam membuat Equine Disease  Free Zone (EDFZ) di Jakarta, Delegasi Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) melakukan kunjungan ke lokasi Equestrian Park Pulomas, Jakarta Timur.

Intinya dia mengecek kesiapan dan kondisi lapangan.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Sri Hartati mengatakan, kunjungan delegasi OIE ini sebagai tindak lanjut dari pengajuan permohonan sertifikat EDFZ Equestrian Park Pulomas.

Delegasi yang dipimpin konsultan OIE, Susanne Munstermanne, melakukan peninjauan lokasi sejak Senin (15/5) hingga Jumat (19/5) esok.

PT Pulomas Jaya Siapkan Alternatif Sertifikasi Kesehatan Hewan

"Intinya dia mengecek kesiapan dan kondisi lapangan. Selama sepekan ini dia juga memberikan pemahaman persyaratan EDFZ ke seluruh stakeholder terkait," ujar Sri, Kamis (18/5).

Dijelaskan Sri, pelaksanaan batas geografis nanti akan sangat terkait dengan pemangku wilayah. Sebab sebagai persyaratan, radius lima kilometer harus bebas dari hewan kaki empat.

"Dia juga jelaskan apa itu zona inti, zona batas geografis dan zona proteksi serta tahapannya. Termasuk hari ini kunjungi fasilitas karantina di bandara ," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1175 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1097 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1093 personNurito
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1054 personFakhrizal Fakhri
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye847 personNurito